Shamsi Ali, Sosok Imam Besar New York Asal Indonesia Sekaligus Pendiri Pesantren Pertama di AS

159

Bukan perkara yang mudah dalam mendakwahkan ajaran Islam di negara bebas seperti Amerika Serikat. Terlebih sejak adanya peristiwa serangan “9/11” yang meruntuhkan menara kembar World Trade Center (WTC), membuat masyarakat paranoid terhadap Islam yang kemudian memunculkan perasaan dan istilah islamofobia.

Namun, hal tersebut perlahan berhasil dikikis oleh banyaknya pada pendakwah yang berceramah di negeri Paman Sam ini. Salah satunya adalah Ustaz Shamsi Ali, Imam Islamic Center New York, Amerika Serikat, yang juga pendiri pondok pesantren pertama di sana. Bagaimana kisah selanjutnya? Simak ulasan Boombastis berikut ini.

Sempat menekuni pencak silat hingga membuahkan prestasi

Sosok Imam besar di Amerika Serikat ini memiliki kisah yang menarik di masa mudanya. Muhammad Shamsi Ali ternyata pernah mewakili Sulsel (Sulawesi Selatan) di kejuaraan silat di Universitas Islam Bandung (Unisba) pada tahun 1985, dan kejuaraan nasional pencak silat di Bali.
Dirikan pondok pesantren pertama di Amerika Serikat

Setelah mendapat kesempatan untuk berdakwah di Amerika Serikat sebagai Imam Islamic Center New York, Ustaz Shamsi Ali kemudian membangun sebuah pusat pembelajaran Islam yang mengacu pada model pondok pesantren seperti yang ada di Indonesia, yakni pesantren Nusantara Madani yang akan dibangun di atas lahan seluas 7,5 hektare di kota kecil Moodus, Connecticut, Amerika Serikat.

Ustadz toleran yang kerap berdialog lintas agama

Dialog lintas keyakinan dengan pemuka agama lainnya [sumber gambar]
Selama berdakwah, Ustaz Shamsi Ali banyak melakukan pendekatan dakwah di Amerika Serikat ala Walisongo saat menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa di masa lalu. Hal inilah yang juga dilakukannya di Kota Moodus, di mana ia menerapkan metode dakwah yang simpati terhadap lingkungan sekitar. Ustaz Shamsi Ali juga kerap mengajak dialog lintas kepercayaan dengan pemuka agama-agama setempat seperti Katolik, Protestan, dan Yahudi.

Sempat tersandung kontroversi oleh masyarakat muslim di AS

You might also like
close