PSBB Tak Diperpanjang, 7 Hari Masa Transisi Malang Raya Menuju New Normal

66

Tiga kepala daerah di Malang Raya sepakat tak memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Masa transisi menuju new normal membutuhkan waktu 7 hari. Setelah itu, komitmen masyarakat menerapkan protokol kesehatan layak beranjak ke tatanan hidup baru pasca PSBB.

“Masa transisi nanti selama 7 hari, dan akan dilakukan evaluasi. Mudah-mudahan setelah itu bisa masuk ke new normal,” kata Wali Kota Malang Sutiaji usai rakor bersama Forpimda Jawa Timur di kantor Bakorwil Malang Jalan Terusan Ijen, Kota Malang, Rabu (27/5/2020) malam.

Menurut Sutiaji, seperti yang diamanatkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, 6 pedoman WHO memasuki masa transisi pasca PSBB wajib ditaati pemerintah daerah dan masyarakat di Malang Raya.

Dan 6 poin pedoman WHO pasca PSBB wajib dipatuhi. Sehingga bisa melewati masa transisi menuju new normal,” imbuh politisi dari Partai Demokrat ini.

Seperti halnya, pada pelaksanaan PSBB yang akan berakhir pada 30 Mei 2020 mendatang. Peraturan Wali Kota (Perwal) kata Sutiaji, akan digodok dan kemudian diterapkan. Aturan itu, akan berlaku 7 hari selama pelaksanaan masa transisi new normal.

“Seperti pada masa PSBB. Masa transisi nanti juga akan diterbitkan Perwal sebagai acuan pelaksanaan transisi menuju new normal,” ungkap Sutiaji.

Sutiaji berharap, pola dan gaya hidup masyarakat tetap dipertahankan meski PSBB sudah berakhir dan terus terbawa selama masa transisi menuju tatanan hidup baru di tengah pandemi COVID-19.

“Pasca PSBB semua selesai, tetapi semua masuk pada transisi bagaimana pola dan gaya hidup masa PSBB terus dibawa ke masa transisi dan new normal,” harap Wali Kota.

Sutiaji menambahkan, tiga pemerintah daerah di Malang Raya yakni Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang, selalu aktif berkoordinasi baik ketika merumuskan pelaksanaan PSBB hingga keputusan bersama bahwa pelaksanaan PSBB harus diterapkan di Malang Raya.

Laman: 1 2

You might also like
close