Obat Panjang Umur: “Saya Jalani Hidup dengan Tawakal, Ikhlas dan Rela”

30

Centra Wa Kaua, seorang nenek yang berusia sekitar 110 tahun asal Kelurahan Wabororo, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, mengaku tak punya resep obat panjang umur.

Dirinya mengungkapkan, hidupnya dia jalani dengan ikhlas, tawakal dan terus berdoa kepada Sang Kuasa.

“Tidak ada obat panjang umur, hanya saya selalu rela, sabar, ikhlas dan selalu tawakal. Ini mungkin membuat saya panjang umur, Alhamdulillah,” kata Wa Kaua kepada Kompas.com saat ditemui di rumahnya, Kamis (7/5/2020).

Nenek Wa Kaua, di saat usia senjanya, juga dikenal rajin shalat lima waktu. Salah satu cucu Wa Kaua, Fatma, neneknya tersebut juga jarang mengeluh sakit.

Jika saat terasa capek, neneknya justru lebih sering mendaraskan dzikir.

“Paling sakit hanya rasa capek, sakit di belakang, mungkin pengaruh capeknya waktu dia muda dulu dirasakan sekarang,” kata Fatma.

Tinggal bersama cucu

Saat ini, nenek yang sudah mempunyai 9 cucu dan 12 cicit tersebut tinggal bersama Fatma di rumah panggung yang terbuat dari kayu.

Meskipun kondisi fisik sudah menua, Wa Kaua mengaku tidak ingin merepotkan anak cucunya. Dirinya masih berusaha ingin membantu, salah satunya dengan memasak air sendiri.

Laman: 1 2

You might also like
close