Naik KRL Saat PSBB Penumpang Diminta Tunjukkan Ini

21

Lima kepala daerah di wilayah Jakarta, Depok, Bogor, dan Bekasi sepakat untuk memperketat pengawasan lalu lintas orang selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Salah satunya mereka akan memperketat orang yang keluar-masuk Jakarta ke area sepanjang Tangerang dan Jawa Barat dengan menumpang kereta api listrik.

Caranya, bagi penumpang KRL harus menunjukkan surat tugas dari perusahaan. Perusahaan yang dimaksud pun harus yang boleh beroperasi selama masa PSBB. Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto pada Sabtu (9/5) dan dikutip oleh kantor berita Antara.

“Lima kepala daerah di Bodebek sepakat untuk membuat regulasi baru yang mengatur pengetatan penerapan PSBB di antaranya pergerakan masyarakat,” kata Bima.

Lalu, bagaimana bila penumpang KRL tidak membawa surat tugas yang dikeluarkan oleh perusahaan? Mengapa aturan baru itu perlu dikeluarkan?

  1. Pergerakan warga di daerah Bogor-Depok-Bekasi ke Jakarta tetap tinggi selama masa PSBB

Menurut Bima, aturan baru itu sudah disepakati oleh lima kepala daerah termasuk di dalamnya Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Bima yang sempat tertular COVID-19 mengaku bingung lantaran selama penerapan PSBB, aktivitas masyarakat di wilayah Bogor-Depok-Bekasi ke Jakarta dan sebaliknya tetap tinggi dengan menggunakan transportasi KRL. Padahal, hanya ada delapan sektor perusahaan yang dikecualikan selama periode PSBB, antara lain sektor kesehatan, pangan, logistik, keuangan, perbankan, energi dan komunikasi.

“Gubernur DKI Jakarta akan membuat regulasi pengetatan itu, kemudian wali kota dan bupati di Bodebek akan membuat regulasi yang sama untuk mengatur lebih ketat pergerakan orang keluar-masuk daerah,” tutur Bima.

  1. Tiga dari 325 penumpang KRL Bogor-Jakarta positif tertular virus corona

Diduga alasan lain yang menyebabkan kepala daerah sepakat membuat aturan yang lebih ketat bagi penumpang KRL karena potensi penularannya yang cukup tinggi di moda transportasi tersebut. Wali Kota Bima Arya mengatakan tiga dari 325 penumpang KRL rute Bogor-Jakarta positif tertular virus corona.

Di dalam akun media sosialnya, Bima menyebut data itu diperoleh dari hasil tes swab PCR.

“Baru saja mendapatkan kabar bahwa tiga penumpang KRL Bogor Jakarta dinyatakan positif COVID-19,” tulisnya dalam caption di unggahan Instagramnya pada (3/5) lalu.

Laman: 1 2

You might also like
close