Kota Bogor Resmi Buka Masjid di Tengah PSBB

34
Ilustrasi peribadatan sesuai dengan protokol kesehatan

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi membuka masjid dan tempat ibadah lainnya untuk bisa digunakan kembali secara bersama-sama oleh warga.

Keputusan itu diumumkan Wali Kota Bogor, Bima Arya usai menggelar rapat dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bogor.

“Menyepakati untuk merumuskan satu protokol kesehatan agar rumah ibadah bisa tetap menjalankan ibadah,” ujar Bima, seperti dikutip dari akun Instagram-nya, Jumat (29/5).

Namun demikian, Bima menyatakan pembukaan tempat ibadah tersebut harus diiringi protokol kesehatan yang ketat. Penerapan protokol kesehatan tersebut nantinya menjadi syarat sebelum sebuah rumah ibadah diizinkan kembali dibuka.

Aturan itu tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Bogor Nomor 440/1824-Hukham/2020 tentang Protokol Kesehatan di masjid selama wabah pandemi Covid-19.

“Dalam surat edaran ini untuk masjid kita mengatur bahwa masjid diperkenankan melakukan kegiatan keagamaan dengan syarat ada pengawasan ketat,” jelas Bima.

Bima menjelaskan, sejumlah protokol yang harus diterapkan itu misalnya, menyediakan sarana cuci tangan, memeriksa suhu tubuh jamaah, mempersingkat pelaksanaan khutbah, mengatur jarak antar jamaah sekitar 2 meter, dan dianjurkan membawa perlengkapan ibadah dari rumah.

Selain itu, lanjut Bima, bagi jamaah yang terdeteksi berada dalam kondisi kurang sehat, maka tidak diperkenankan mengikuti kegiatan beribadah di masjid atau tempat ibadah lainnya bersama dengan jamaah lain.

Bima juga mengimbau agar warga tidak mengajak anak yang berusia di bawa 15 tahun saat hendak pelaksanaan ibadah di rumah ibadah. Begitu pula dengan lansia berusia di atas 45 tahun, juga dihimbau tetap beribadah di rumah atau kediaman masing-masing.

Laman: 1 2

You might also like
close