Jokowi, Petani Harus Tetap Berproduksi Meskipun Terjadi Pandemi Virus Corona

10

Sekretaris Jenderal Aliansi Petani Indonesia Muhammad Nuruddin menilai permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk petani tetap bekerja di tengah pandemi virus corona merupakan hal yang realistis.

“Menurut saya realistis. Selama ini petani memang bekerja, hanya karena overconfident dari para penegak hukum seperti Kodim dan Polsek yang membatasi aktivitas pertanian di tengah panen,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Selasa (5/5).

Menurut Nuruddin, penerapan pembatasan sosial menyebabkan banyak petani kesulitan mencari tenaga kerja untuk panen. Sehingga, hasil panen menjadi terbatas dan tidak maksimal.

“Realistis saja. Sekarang belum terdampak virus corona. Sehingga larangan mudik ada benarnya agar orang di kota tidak pulang ke desa. Pasalnya, jika angkatan kerja terpapar virus corona, maka bisa terjadi stagnasi produksi,” tambahnya.

Karenanya, ia berharap, permintaan Jokowi dapat menjaga produksi pertanian di tengah pandemi corona.

Sebelumnya, Jokowi menegaskan petani harus tetap berproduksi meskipun terjadi pandemi virus corona. Namun, proses bertanam para petani tetap harus memperhatikan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

“Harus dipastikan bahwa petani tetap berproduksi harus, tetap bertanam dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya saat membuka rapat terbatas (ratas) secara virtual tentang antisipasi dampak kekeringan terhadap ketersediaan bahan pokok, Selasa (5/5).

Untuk itu, ketersediaan sarana-sarana produksi pertanian seperti bibit, pupuk, maupun sarana pertanian lainnya harus tersedia dengan harganya terjangkau. Ia juga meminta jajaran kabinet untuk mempertajam stimulus ekonomi untuk petani.

Lihat juga: Rincian Penyakit yang Bikin Ekonomi RI Jatuh ke 2,97 Persen
“Percepatan musim tanam, kita harus memanfaatkan curah hujan yang masih ada saat ini,” imbuhnya.

Laman: 1 2

You might also like
close