Heboh Dukung LGBT, Warganet Indonesia Ancam Boikot Produk Unilever

4

Unilever menyatakan dukungannya terhadap gerakan Lesbian Gay Biseksual Transgender Queer (LGBTQI+). Sikap Unilever dukung LBGT tersebut langsung disambut kecaman keras dari warganet Indonesia hingga muncul ancaman untuk memboikot produk Unilever.

Melalui akun resmi Instagram @unilever pada 19 Juni 2020, Unilever menyatakan dukungannya terhadap gerakan LGBTQI+. Mereka juga mengubah warga logo U menjadi berwarna pelangi seperti logo LGBTQI+.

Kami berkomitmen membuat kolega LGBTQI+ kami bangga dengan kami. Itu sebabnya kami mengambil tindakan bulan Pride ini,” tulis Unilever seperti dikutip Suara.com, Kamis (22/6/2020).

Dalam mendukung kampanye tersebut, Unilever telah menandatangani Deklarasi Amsterdam, bergabung dengan Open for Bussiness untuk menunjukkan bahwa Unilever dengan inklusi LGBTQI+ serta meminta Stonewall mengaudit kebijakan dan mengukur tindakan Unilever dalam bidang ini.

Inisiatif-inisiatif ini hanyalah permulaan. Keragaman kita sebagai manusia membuat kita lebih kuat. Inklusi untuk semua membuat kita lebih baik,” paparnya.

Dukungan Unilever tersebut langsung menjadi sorotan publik. Akun Instagram Unilever mendadak diserbu oleh warganet Indonesia.

Mereka menolak keras keputusan Unilever memberikan dukungan terhadap LGBTQI+. Bahkan, warganet Indonesia menyerukan untuk melakukan boikot terhadap produk-produk Unilever dengan tagar BoikotUnilever.

Saya dengan bangga memberi kabar pada Anda kalau saya tidak akan membeli produk-produk Anda lagi. Sekian dan terima kasih,” ujar @kangabay_.

Jangan beli produk Unilever,” kata @xlax.kaumi.

Laman: 1 2

You might also like
close