Ardiati: “kalo ada tetangga yang kelaparan, saya kan ikut dosa”

28

Ardiati (53) warga Rajek Lor, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, melakukan hal inspiratif untuk membagikan bahan pangan gratis kepada tetangga.

Alasannya cukup simpel, namun cukup membuat banyak orang tersadar akan pentingnya berbagi di masa wabah Covid-19.

Lulusan S1 Fakutas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) ini terketuk hatinya karena mendengar banyak orang yang tak lagi bisa bekerja karena dirumahkan.

“Dengar ada yang sudah dirumahkan dari pekerjaan dan kita tidak tahu apakah mereka masih memiliki uang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Kalau ada tetangga yang sampai kelaparan kan, Saya kan ikut dosa,” ungkapnya saat ditemui Kompas.com, Jumat (1/05/2020).

Bahan pangan digantungkan di tepi jalan

Cara Ardiati berbagi makanan pun cukup unik, yaitu dengan mencantolkan bahan pangan di kayu yang terpasang di tepi jalan.
Sebelumnya, bahan makanan dimasukkan terlebih dahulu ke dalam bungkus plastik.

Jumlah dan isinya tak selalu sama, ada telur, minyak goreng, beras, hingga sayur mayur.

Saat itu Ardiati memasang lima bungkus plastik bahan pangan dan beberapa ikat sayuran.

Dia memasang kertas bertuliskan “Gratis, sumonggo bagi yang membutuhkan” (Gratis silakan bagi yang membutuhkan).

Laman: 1 2 3

You might also like
close