500 TKA Tiongkok Ditunda Masuk ke Konawe Hingga Situasi Aman

230

Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi akhirnya menunda rencana untuk memasukan 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok ke Konawe, Sulawesi Tenggara. Keputusan itu diambil usai rencana kedatangan 500 pekerja dari Negeri Tirai Bambu menuai protes baik dari parlemen dan pemerintah daerah. Mereka baru diizinkan masuk ke Indonesia usai situasinya dinyatakan aman dan normal.

Apalagi kini Indonesia masih melawan pandemik COVID-19, di mana Tiongkok merupakan asal virus itu kali pertama menyebar.

“Kami putuskan untuk menunda rencana kedatangan 500 TKA sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran pandemik virus corona. Selanjutnya, kami akan terus berkoordinasi dengan gubernur dan ketua DPRD provinsi terkait hal tersebut,” ungkap Kepala Biro Humas R. Soes Hindharno seperti dikutip dari situs resmi Kemnaker pada Selasa (5/5).

Ia mengatakan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah memberikan instruksi kepada Plt Dirjen Binapenta Aris Wahyudi untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat terkait merebaknya polemik rencana kedatangan TKA Tiongkok.

Lalu, mengapa 500 TKA Tiongkok itu diizinkan masuk ke Indonesia? Apakah tak bisa menggunakan tenaga kerja lokal untuk bekerja di perusahaan penambangan nikel bernama PT Virtue Dragon Nickel Industry dan PT Obsidian Stainless Steel?

  1. 500 TKA hendak masuk ke Konawe untuk dipekerjakan di perusahaan smelter milik Tiongkok

Laman: 1 2 3

You might also like
close